SUMBANGKAN PUISI, KATA MUTIARA, KISAH INSPIRATIF dan MOTIVATIF atau CERITA LUCU ANDA DI SINI

Wednesday, June 5, 2013

Laporan Pendahuluan Gagal Ginjal Akut (Acute Kidney Failure) : Pencegahan dan Penatalaksanaan

LP GAGAL GINJAL AKUT



A.     Pencegahan
Pasien yang mengkonsumsi agens potensial nefrotoksik (aminoglikosida, gentamisin, ), fungsi ginjalnya harus dipantau dengan mengevaluasi kadar BUN dan kreatinin serum dalam 24 jam sejak terapi  medikasi diberikan dan sekurang-kurangnya pasien menerima  terapi. Hidrasi yang adekuat untuk pasien yang beresiko, pengenalan dan penanganan syok, hipotensi, infeksi yang tepat, pemanatauan fungsi  renal, haluaran urine, tekanan arteri serta vena sentral yang tepat, perhatian terhadap perawatan kateter, luka yang cermat serta protokol transfusi.
B.      Penatalaksanaan
1.  Dialisis dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi gagal ginjal akut yang serius seperti hiperkalemia, perikarditis dan kejang.Hemodialisis, hemofiltrasi atau dialisi peritoneal dapat dilakukan.
2.  Penanganan hiperkalemia merupakan kondisi yang paling mengancam pada kondisi ini. Melalui pemeriksaan kadar elektrolit serum ( kalium N > 5,5 mEq/L ; SI : 5,5 mmol/L , perubahan EKG ( tinggi puncak gelombang T rendah atau sangat tinggi), perubahan status klinis. Peningkatan kadar kalium dapat dikurangi dengan pemberian ion pengganti resin.
3.  Mempertahankan keseimbangan cairan. Kelebihan cairan dideteksi melalui temuan klinis seperti dispnea, takikardia, atau distensi vena leher
4.  Pertimbangan Nutrisional, diet protein dibatasi dengan 1g/kg. Kebutuhan kalori dipenuhi dengan pemberian diet tinggi karbohidrat. Makanan dan cairan yang mengandung kalium dan fosfat dibatasi ( pisang, buah dan es jeruk, kopi) 
5.  Cairan IV dan diuretik. Manitol, furosemid atau asam etrakrinik dapat diresepkan untuk mengatasi diuretik.Jika disebabkan hipovolemia dapat diresepkan infus albumin.
6.  Koreksi asidosis dan peningkatan kadar fosfat. Pasien memerlukan terapi   natrium karbonat atau dialisis.
7.  Pemantauan berlanjut selama fase pemulihan. Jika haluaran urin meningkat maka menunjukkan bahwa fungsi ginjal telah membaik.

8.  Konservatif : diet, obat-obatan dan kontrol teratur, Terapi ginjal pengganti (TGP) : dilakukan bila cara konservatif tidak berhasil yaitu dengan cangkok ginjal


NOTE :
Jika Membutuhkan Patofisiologi, silahkan berkomentar disertai alamat email, nanti saya kirim via email

<<<<SEMOGA BERMANFAAT>>>>
(^_^)



Kumpulan Asuhan Keperawatan (Askep), Artikel, Makalah, Karya Tulis Ilmiah, Skripsi dan banyak lagi tentang Kesehatan dan Keperawatan Klik di : macrofag.blogspot.com : http://adf.ly/PuD4B


0 comments:

Post a Comment

 
google-site-verification: google249b3350d4d959ab.html